Thursday, 7 November 2013

Majlis Apresiasi Pendidikan Khas Daerah Segamat 2013

Tarikh : 7 November 2013
Tempat : Dewan Serbaguna Labis, Segamat
:: Senarai Penerima Murid Tamat Sekolah Rendah ::
ZAIM AL FIKRI BIN ZAINURIN
NURIZYANINAJWA BINTI MUKHTAR
MUHD HAKIMI SHAH BIN ISKANDAR SHAH
NUR SYAZANA BINTI FUAD
SYED ZIA RAHIM BIN TUAN LONG
MOHD SYAHID
NUR IMAN HAKIM BIN NIZAM
MOHD NAZRIE BIN NAZIR
MOHD ARIF BIN ATTA
AHMAD NIZAM BIN ABD AZIZ

:: Senarai Penerima Tamat Pra Sekolah ::
NUR IDAYU

:: Guru Pengiring ::
PUAN FATMAWATI BINTI BIDIN
PUAN SITI NOR RADZIAH BINTI ABU BAKAR
PUAN SITI HAJAR BINTI HASHIM
PUAN NORAZAM BINTI MD PILLUS

:: PPM Pengiring ::
PUAN SARA HALIZA BINTI MOHD SALLEH
CIK NORUL FIRDAUS BINTI ABD RAHIM


Sunday, 6 October 2013

Gigi Saya Putih & Bersih

Pemeriksaan Pergigian serta Latihan Memberus Gigi oleh Klinik Pergigian Daerah Segamat
Tarikh : 3 & 4 Oktober 2013


Kami ke Cameron Highlands

Tarikh : 4 hingga 6 September 2013

Wednesday, 2 October 2013

5 Jenis Autisme


Autisme adalah gangguan spektrum (spectrum disorder) yang ditandai dengan keterbatasan keterampilan sosial dan komunikasi. Berikut adalah lima jenis autisme menurut Autism Society of America:
1. Sindrom Asperger
Jenis gangguan ini ditandai dengan defisiensi interaksi sosial dan kesulitan dalam menerima perubahan rutinitas sehari-hari. Pada sindrom Asperger, kemampuan bahasa tidak terlalu terganggu bila dibandingkan dengan gangguan lain. Anak yang menderita jenis autisme ini kurang sensitif terhadap rasa sakit, namun tidak dapat mengatasi paparan suara keras atau sinar lampu yang tiba-tiba. Anak dengan sindrom Asperger memiliki kecerdasan rata-rata atau di atas rata-rata sehingga secara akademik mampu dan tidak bermasalah.
2. Autistic Disorder
Autistic disorder disebut juga sebagai true autism atau childhood autism karena sebagian besar berkembang pada tiga tahun awal usia anak. Pada sebagian besar kasus, anak yang terkena autistic disorder tidak memiliki kemampuan berbicara dan hanya bergantung pada komunikasi non-verbal. Kondisi ini mengakibatkan anak menarik diri secara ekstrim terhadap lingkungan sosialnya dan bersikap acuh tak acuh. Anak tidak menunjukkan kasih sayang atau kemauan untuk membangun komunikasi.
3. Pervasif Developmental Disorder
Autisme jenis ini meliputi berbagai jenis gangguan dan tidak spesifik terhadap satu gangguan. Tingkat keparahan mulai dari yang ringan sampai ketidakmampuan yang ekstrim. Umumnya didiagnosis dalam 5 tahun pertama usia anak. Pada gangguan ini, keterampilan verbal dan non-verbal efektif terbatas sehingga pasien kurang bisa komunikasi.
4. Childhood Disintegrative Disorder
Gejala-gejala gangguan ini muncul ketika seorang anak berusia antara 3 sampai 4 tahun. Pada dua tahun awal, perkembangan anak nampak normal yang kemudian terjadi regresi mendadak dalam komunikasi, bahasa, sosial, dan keterampilan motorik. Anak menjadi kehilangan semua keterampilan yang diperoleh sebelumnya dan mulai menarik diri dari semua lingkungan sosial.
5. Rett Syndrome
Rett syndrome relatif jarang ditemukan dan sering keliru didiagnosis sebagai autisme. Sindrom ini terutama memengaruhi perempuan dewasa atau anak perempuan yang ditandai oleh pertumbuhan ukuran kepala yang abnormal. Rett syndrome disebabkan oleh mutasi pada urutan sebuah gen tunggal. Gejala awal yang teramati diantaranya adalah kehilangan kontrol otot yang menyebabkan masalah dalam berjalan dan mengontrol gerakan mata. Keterampilan motorik terhambat dan mengganggu setiap gerakan tubuh, mengarah ke perkembangan stereotip serta gerakan tangan dan kaki yang berulang.

Metode Penanganan Autisme
Sampai hari ini cara penyembuhan autisme belum ditemukan. Tingkat keparahan autisme yang bervariasi antara satu individu dengan yang lainnya menyebabkan tidak ada satu penanganan yang cocok untuk semua individu yang menderita autisme.

Berikut ini adalah berbagai metode penanganan autisme:
1. Ubat-ubatan
Ubat-ubatan hanya dapat membantu mengendalikan gejala autisme. Vitamin, suplemen gizi, antidepresan, dan obat-obatan antipsikotik menunjukkan hasil yang positif dalam mengobati kasus autisme.
2. Terapi Komunikasi
Terapi komunikasi membantu menginisiasi bahasa dan perkembangan non verbal. Terapi bicara dan interaksi sosial sering digunakan untuk membantu mengatasi hambatan emosional dalam komunikasi. Cerita sosial digunakan untuk membantu anak autis memahami peristiwa, perasaan, penalaran, serta sudut pandang.
3. Terapi Perilaku
Terapi perilaku membantu mengubah perilaku berulang, tidak pantas, dan agresif. Terapi ini dilakukan untuk membantu anak autis memperoleh keterampilan yang dibutuhkan agar mampu berbaur dengan lingkungan sekitarnya. Berbagai metode digunakan untuk mengatasi autisme, baik dilakukan bersamaan maupun secara terpisah. Analisis perilaku diterapkan dengan membagi keterampilan dalam beberapa tahap kemudian mengajarkannya pada anak autis. Memberi hadiah setiap kali anak mampu melakukan tahap tertentu akan membantu anak autis untuk belajar dengan meniru (imitasi). Terapi integrasi sensori berfokus pada stimulasi sensori melalui paparan rasa, suara, atau tekstur yang berbeda. Metode lain yang digunakan adalah terapi bermain, dimana perkembangan emosional yang menjadi fokus. Terapi ini biasanya dilakukan dengan bermain peran antara orang dewasa dan anak, serta berusaha untuk mengembangkan keterampilan sosial dan interaksi sosial. Meskipun tidak dapat disembuhkan, diagnosis dini yang disertai intervensi bisa membantu anak autisme berfungsi lebih baik dan meningkatkan kualitas hidupnya.

Saturday, 31 August 2013

Hari Kemerdekaan Peringkat Daerah Segamat 2013

:: Tarikh ::
31 Ogos 2013

:: Tempat ::
Dataran Segamat
Gabungan Kumpulan Koir PPD Segamat bersama Tuan PPD,
Encik Yasiran bin Maskom


Thursday, 29 August 2013

Program Ziarah Raya & Marhaban Serikandi Zon Bandar

Rumah Puan Masleha binti Mahat
2 September 2013
Rumah Puan Nurul Asma binti Anuar
2 September 2013
Rumah Puan Zarinah binti Masiron
23 Ogos 2013
Rumah Puan Nor Hazlimah binti Mohamad
26 Ogos 2013
Rumah Cik Siti Norbayzura binti Amran
27 Ogos 2013

Thursday, 22 August 2013

Persekitaran Ceria Jamin Bantu Perkembangan Kanak-kanak Sindrom Down

Seorang kanak-kanak Sindrom Down memerlukan belaian kasih sayang, perlindungan dan motivasi seperti kanak-kanak yang lain. Malahan ianya akan lebih banyak membantu jika sekiranya mereka ini dibawa bersama untuk bergaul dan sentiasa berinteraksi dengan keluarga setiap hari mencurahkan kasih sayang dan menyediakan persekitaran yang menceriakan adalah asas utama yang dapat menjamin untuk membantu perkembangan kanak-kanak. Di samping itu terdapat iuga pelbagai kaedah untuk mempromosi perkembangan kanak-kanak Sindrom Down yang mana di antara pendekatan yang terbukti boleh membantu perkembangan kanak-kanak tersebut mencapai kejayaan mengikut keupayaan dan potensinya melalui :
  • Penjagaan kesihatan yang berkesan
  • Mempunyai kemahiran dan tanggungjawab keibubapaan yang baik
  • Mewujudkan suasana kekeluargaan yang harmoni
  • Intervensi awal untuk membantu dan menjana pertumbuhan kanak-kanak
  • Pendidikan yang baik lagi sempurna
Apa yang juga mustahak untuk diambil perhatian bersama supaya mereka ini tidak diabaikan tetapi perlu dipastikan sentiasa mempunyai tahap perubatan dan penjagaan kesihatan yang optima sepertimana juga yang dinikmati oleh kanak-kanak yang lain di mana antara lainnya :
  • diberikan pemeriksaan kesihatan dan perubatan awal sekiranya sakit 
  • Suntikan imunisasi yang dinasihatkan oleh Bahagian Klinik lbu dan Kanak-Kanak,
  • Pemberian pemakanan yang berzat
  • Mengamalkan cara hidup sihat
  • Suasana persekitaran untuk membesar yang selamat dan menyihatkan